BERSATU DALAM NIKMAT DI SEKUTU KOPI SOLO

Untuk saya Solo adalah sebuah kota santun, santai dan menyenangkan. Kemana kaki melangkah kota ini selalu mampu memberi senangan yang asyik.

MARET lalu sesaat sebelum pandemi hadir, saya menghadiahkan diri sendiri sebuah perjalanan ke Solo dan Semarang. Solo saya pilih karena kota ini begitu lama ingin saya datangi tapi tak pernah kesampaian. Bersama dua teman kami mengeksplorasi kota ini. Mulai dari budaya, makanan dan tentu saja kopi.

Sayangnya saat saya di sana bertepatan dengan kasus pandemi covid-19 yang mula-mula. Jadi ekplornya berasa kurang total. Meski begitu saya cukup senang karena diberi kesempatan untuk ngopi di beberapa kedai kopi pilihan. Salah satunya adalah Sekutu Kopi.

Saya menemukan Sekutu Kopi berkat bantuan teman-teman online yang dengan berbaik hati merekomendasi kedai kopi ini. Sayang saat saya datang pertama kali kedai ini tutup karena ada urusan internal. Keesokan paginya saya datang dan mereka sudah menetapkan protokol kesehatan seperti penggunaan handsanitizer dan penggunaan paper cup saja. Sebuah langkah yang cepat menurut saya.

Saya dan teman-teman memilih duduk di coffee bar. Kami suka menyaksikan barista menyeduh kopi sambil ngobrol tentunya. Di dekat coffee bar ada rak buku. Koleksi bukunya lumayan bagus meski tak banyak. Di dinding sudut ruangan ada tulisan bagus sekaligus dicetak pada cangkir kopi take away-nya.

Saya tentu memesan filter coffee yang saya lupa apa single origin-nya. Kalau tidak salah Bali Kintamani. Rasanya cukup mouthfeel dan clean. Menyenangkan sekali. Dua teman saya memesan hot caffe latte yang diracik dari mesin espresso Feima yang desainnya nyentrik dan saya suka mesin ini!

Sempat saya cicipi caffee latte-nya yang balance dan smooth. Entah apa house blend-nya yang jelas rasanya cukup nikmat. Oh iya, saya juga mencoba Butter Croissant-nya sebagai camilan. Maklum sebelum ke sini kami sudah sarapan jadi perut masih agak-agak kenyang.

BACA JUGA  SEDIA KOPI COLD BREW DI KEDAI KPOI

Suasana di Sekutu Kopi ini benar-benar nyaman. Ada dua lantai dan bagian luar untuk yang merokok. Manusia yang datang pun sibuk dengan dunianya sendiri dan tak menyebar keributan yang berarti. Saya suka karakter kedai kopi yang seperti ini. Para baristanya cukup asyik diajak ngobrol dan pengetahuan kopinya lumayan. Sebuah nilai lebih untuk kedai kopi spesialti.

Kesimpulannya, Sekutu Kopi adalah kedai kopi yang takkan saya lewatkan jika saya mampir ke Solo lagi. Saya suka semua aspeknya. Rasa kopi, tempat, playlist, barista dan perasaan yang hadir di saya setelah mampir ke sini. Untuk kalian yang ingin ke Solo suatu hari nanti, jangan lupa mampir ke Sekutu Kopi ini. Dan warga Solo, kalian beruntung punya kedai kopi yang asyik seperti ini!

Sekutu Kopi

Jl. Slamet Riyadi No.116, Keprabon,

Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57151

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

ARTIKEL DAN GAMBAR CREDIT By : MAJALAH OTTEN